Kamis, 24 April 2014

Renungan Usaha

Anthony Robbins pernah mengatakan dalam salah satu bukunya bahwa berpikir sebetulnya adalah proses bertanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Beliau kemudian menambahkan bahwa orang-orang yang sukses adalah mereka yang selalu bertanya pada dirinya sendiri.
Berikut adalah 101 pertanyaan untuk membuat hidup anda luar biasa :
1. Apa yang saya inginkan?
2. Untuk hal-hal apa saja saya berterima kasih?
3. Apakah yang hilang dalam hidup saya?
4. Apakah saya melihat hal-hal baru di dunia ini setiap hari?
5. Apakah saya menyediakan sedikit waktu untuk mendengarkan orang lain?
6. Apakah saya cukup bersenang-senang?
8. Apa yang saya inginkan lebih dalam hidup?
9. Apa yang tidak terlalu saya inginkan dalam hidup?
10. Apakah saya selalu mencari peluang-peluang?
11. Apakah saya menangkap peluang-peluang yang ada?
12. Apakah saya mempunyai pikiran yang terbuka?
13. Apakah saya cukup fleksibel?
14. Apakah saya cepat menghakimi orang lain?
15. Apakah saya selalu memperhitungkan resiko?
16. Apakah saya tulus memuji orang lain?
17. Apakah saya menghargai apa yang orang lain lakukan untuk saya?
18. Ke tempat mana sajakah saya ingin pergi?
19. Siapa sajakah orang yang ingin saya jumpai?
20. Petualangan apa sajakah yang ingin saya ikuti?
21. Apakah saya peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang saya?
22. Apakah saya cepat tersinggung?
23. Apakah yang membuat saya bahagia?
24. Adakah hal yang saya tunda?
25. Apakah saya selalu memikirkan diri sendiri?
26. Apakah saya suka menyimpan dendam?
27. Apakah saya selalu mengingat-ngingat masa lalu?
28. Apakah saya membiarkan pikiran negatif orang lain mempengaruhi saya?
29. Apakah saya bisa memaafkan diri sendiri?
30. Apakah saya cukup sering tersenyum?
31. Apakah saya cukup sering tertawa?
32. Apakah saya mengelilingi diri saya dengan orang-orang positif?
33. Apakah saya orang yang positif?
34. Apakah saya menyediakan cukup waktu untuk merawat diri?
35. Apakah ambisi rahasia saya?
36. Apakah yang ingin orang-orang ingat tentang saya di akhir hidup nanti?
37. Apakah arti sukses untuk saya?
38. Bagaimana saya dapat memberi arti bagi hidup orang lain?
39. Bagaimana saya dapat melayani sesama?
40. Hal apakah yang dapat saya lakukan lebih baik dibandingkan orang lain?
41. Apakah 3 kekuatan terbesar saya?
42. Apakah saya bergerak menuju ke pencapaian mimpi-mimpi saya?
43. Apakah saya menceritakan pada orang lain apa yang sungguh-sungguh saya inginkan dalam hidup?
44. Seperti apakah rupa hari yang indah menurut saya?
45. Ingin seperti apakah anda 1 tahun lagi? 5 tahun lagi? 10 tahun lagi? 20 tahun lagi?
46. Seperti apakah bentuk lingkungan untuk hidup yang baik menurut saya?
47. Apakah yang ingin saya perbuat jika saya tidak mempunyai rasa takut?
48. Apakah yang ingin saya perbuat jika uang bukanlah hal yang penting?
49. Alasan-alasan apa sajakah yang sering saya ucapkan?
50. Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sehari-hari?
51. Apakah saya berada di jalan yang benar?
52. Apakah saya meyayangi diri sendiri?
53. Apakah saya baik pada orang lain?
54. Apakah saya mengambil sesuatu tanpa imbalan?
55. Apakah saya sedang melakukan hal yang paling penting saat ini?
56. Apakah ada hal-hal dalam hidup yang perlu saya beri perhatian lebih?
57. Apakah saya sudah menggunakan waktu saya dengan sebaik-baiknya?
58. Apakah yang bisa saya lakukan saat ini yang dapat membuat perbedaan terbesar dalam hidup?
59. Apakah yang sedang saya hindari?
60. Hal-hal apa sajakah yang saya bisa bertoleransi?
61. Apakah saya membuat tujuan-tujuan yang jelas dengan batas waktu pencapaiannya?
62. Apakah saya memegang janji-janji yang telah saya buat pada diri sendiri?
63. Apakah saya memegang janji-janji yang telah saya buat pada orang lain?
64. Jika saya ingin kehidupan saya sempurna, apakah yang harus saya rubah?
65. Apakah yang sedang saya cari sungguh-sungguh saat ini?
66. Bagaimana saya membuat hidup saya lebih sederhana?
67. Kegiatan apa saja yang saya lakukan tetapi saya tidak menikmatinya? Apakah kegiatan tersebut sungguh-sungguh harus dilakukan? Dapatkan saya mendelegasikannya atau membayar orang lain untuk melakukan itu?
68. Apakah saya melihat diri saya sebagai seorang yang cukup kreatif?
69. Apakah saya membiarkan diri saya untuk menjadi orang yang kreatif?
70. Dapatkah saya menjadi seseorang yang spontan?
71. Apakah saya terlalu kritis pada diri sendiri?
72. Apakah saya terlalu kritis pada orang lain?
73. Apakah saya dapat melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda?
74. Hal-hal apa sajakah yang telah saya selesaikan?
75. Hal-hal apa sajakah yang menjadi sumber stress dalam hidup?
76. Bagaimana saya dapat mengurangi stress dalam hidup?
77. Kemana sajakah uang saya dipergunakan?
78. Bisakah saya mengelola keuangan saya?
79. Punyakah saya rencana keuangan untuk masa depan?
80. Untuk apa sajakah waktu saya dipergunakan?
81. Sudahkah saya membuat sistim pengelolaan waktu yang efisien?
82. Apakah 3 prioritas terbesar saya dalam hidup?
83. Siapakah orang terpenting dalam hidup saya?
84. Siapakah yang mencintai saya?
85. Siapakah yang peduli kepada saya?
86. Untuk siapakah anda bekerja keras?
87. Apakah tempat tinggal dan lingkungan kerja saya telah diatur sedemikian rupa sehingga memberi kenyamanan pada saya?
88. Apakah saya mempunyai pola hidup yang sehat?
89. Apakah saya sering terbawa emosi?
90. Apakah saya dapat melupakan kesalahan-kesalahan yang telah saya buat di masa lalu?
91. Apakah saya mengijinkan diri saya untuk melakukan kegagalan?
92. Apakah saya mempelajari kegagalan-kegagalan saya?
93. Apakah saya cepat menanggapi ketika sesuatu berjalan tidak semestinya?
94. Apakah keyakinan-keyakinan saya telah bekerja dengan baik?
95. Apakah saya melonggarkan aturan-aturan yang telah saya buat untuk diri sendiri dan orang lain?
96. Apakah impian masa kecil saya yang terlupakan?
97. Siapa sajakah idola/tokoh yang saya tiru?
98. Apakah saya asli? Apakah saya menjadi diri saya sendiri atau sedang mencoba menjadi seseorang yang lain?
99. Bagaimana jika …?
100. Mengapa tidak …?
101. Bagaimana saya dapat …?
Pertanyaan manakah yang membuat anda paling tersentuh? Silahkan sharing kan disini, atau 
Jika anda memiliki pertanyaan refleksi yang lain juga bisa disharingkan disini.

INVESTASI DALAM SEKURITAS HUTANG



INVESTASI DALAM SEKURITAS HUTANG

Sekuritas hutang (debt securities) adalah instrumen yang menunjukkan hubungan kreditor dengan suatu perusahaan. Sekuritas hutang meliputi sekuritas pemerintah AS,sekuritas pemerintah daerah,obligasi perusahaan, hutang konvertibel,kertas komersial atau warkat niaga.
Investasi dalam sekuritas hutang dikelompokkan menjadi tiga kategori terpisah untuk tujuan akuntansi dan pelaporan:
·         Dimiliki sampai jatuh tempo (held to -maturity): Sekuritas hutang yang menurut maksud dan kemampuan perusahaan akan dimiliki sampai jatuh tempo.
·         Perdagangan (Trading): Sekuritas hutang yang dibeli dan dimiliki terutama untuk dijual dalam waktu dekat untuk menghasilkan laba atas selisih harga jangka pendek.
·         Tersedia untuk dijual  (available for sale) : sekuritas hutang yang tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo atau perdagangan.


Kategori

Penilaian


Keuntungan atau Kerugian Kepemilikan yang Belum Direalisasi

Pengaruh Lainnya terhadap Laba

Dimiliki sampai jatuh tempo

Biaya yang diamortisasi

Tidak diakui

Bunga pada saat dihasilkan, keuntungan atau kerugian dari penjualan.

Sekuritas perdagangan

Nilai wajar

Diakui dalam laba bersih

Bunga pada saat dihasilkan, keuntungan atau kerugian dari penjualan.

Tersedia untuk dijual

Nilai wajar

Diakui sebagai laba komprehensif lainnya dan sebagai komponen terpisah dari ekuitas pemegang saham

Bunga pada saat dihasilkan, keuntungan atau kerugian dari penjualan.

Biaya yang diamortisasi (amortized cost) adalah biaya perolehan atau akuisisi yang disesuaikan untuk memperhitungkan amortisasi diskonto atau premi ,jika dianggap tepat.
Nilai wajar (fair value) adalah jumlah yang digunakan bila instrumen keuangan dipertukarkan dalam transaksi berjalan antara pihak-pihak yang berkeinginan,selain dari penjualan terpaksa atau likuidasi.

SEKURITAS YANG DIMILIKI SAMPAI JATUH TEMPO
Hanya sekuritas hutang yang dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo. Investor atau perusahaan dapat mengklasifikasikan sekuritas hutang sebagai dimiliki sampai jatuh tempo jika entitas yang melaporkan mempunyai:
1.       Nilai positif untuk memegang sekuritas.
2.       Kemapuan untuk memiliki sekuritas itu sampai jatuh tempo.
Perusahaan menghitung sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo sebesar biaya yang di amortisasi,bukan pada nilai wajarnya. Perusahaan harus mengamortisasi premi atau diskonto dengan menggunakan metode bunga efektif kecuali jika metode lainnya seperti garis lurus memberikan hasil yang sama.

SEKURITAS YANG TERSEDIA UNTUK DI JUAL
1.        Investasi sekuritas hutang yang siap dijual kapan saja dilaporkan pada nilai wajarnya (Fair Value).
2.       Keuntungan dan kerugian berkaitan dengan perubahan dalam nilai wajar sekuritas hutang dicatat pada akun keuntungan/ kerugian yang belum terealisasi (unrealized holding gain or loss). Akun ini dilaporkan sebagai modal (Comprehensive Income) sebagai komponen dari Ekuitas Pemegang Sahan (Stockholder’s Equity).
3.       Perubahan dalam nilai wajar tidak dilaporkan  sebagai bagian dari penghasilan (laba) bersih sampai sekuritas tersebut dijual.              

Penjualan Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual
Jika obligasi yang tercatat sebagai investasi dalam sekuritas yang tersedia untuk dijual kemudian dijual sebelum tanggal jatuh tempo, maka harus dibuat ayat jurnal untuk mengamortisasi diskonto atau premi pada tanggal penjualan dan menghapus biaya yang diamortisasi atas obligasi yang dijual dari akun sekuritas yang tersedia untuk dijual.

Sekuritas Perdagangan
Sekuritas Perdagangan (trading securities)  dimiliki dengan maksud akan dijual dalam periode waktu yang singkat. “perdagangan” dalam konteks ini berarti pembelian dan penjualan sering dilakukan,, dan sekuritas perdagangan digunakan untuk menghasilkan laba dari selisih harga jangka pendek. Periode kepemilikan atas sekuritas ini biasanya kurang dari 3 bulan dan mungkin lebih sering diukur dalam hitungan hari atau jam.
Sekuritas ini dilaporkan pada nilai wajar, dengan keuntungan dan kerugian kepemilikan yang belum direalisasikan (unrealized holding gains and loses) dilaporkan sebagai bagian dari laba bersih. Keuntungan atau kerugian kepemilikan (holding gain or loss) adalah perubahan bersih dalam nilai wajar sekuritas dari satu periode ke periode lainnya, tidak termasuk penndapatan dividen atau bunga yang telah diakui tetapi belum diterima. Singkatnya FASB memutuskan untuk menyesuaikan sekuritas perdagangan ke nilai wajar, pada setiap tanggal pelaporan. Selain itu, perubahan nilai juga dilaporkan.

MASALAH PELAPORAN LAINNYA
PENYAJIAN INVESTASI DALAM LAPORAN KEUANGAN
Perusahaan harus menyajikan akun individual untuk tiga kategori investasi, baik pada neraca atau pada catatan terpisah.
Untuk sekuritas yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dan secara terpisah untuk sekuritas yang digolongkan sebagai dimiliki hingga jatuh tempo perusahaan harus menjelaskan :
1.      Nilai wajar agregat, keuntungan kepemilikan bruto yang belum direalisasi, kerugian bruto yang belum di realisasi, dan basis biaya yang diamortisasi oleh jenis sekuritas utama (hutang dan sekuritas).
2.      Informasi mengenai jatuh tempo kontraktual sekuritas hutang. Perusahaan dapat mengelompokkan informasi jatuh tempo, misalnya (a) dalam satu tahun, (b) setelah satu tahun hingga lima tahun, (c) setelah lima tahun hingga sepuluh tahun, dan (d) setelah sepuluh tahun.

Kategori Investasi
Penilaian
Klasifikasi
Sekuritas perdagangan
(hutang dan ekuitas)
Nilai wajar
Aktiva lancar
Dimiliki hingga jatuh tempo
(hutang)
Biaya amortisasi
Lancar atau tidak lancar bergantung pada tanggal jatuh tempo sekuritas individual
Hutang yang tersedia untuk dijual
Nilai wajar
Bergantung pada situasi lancar atau tidak lancar bergantung pada jatuh tempo serta ekspektasi penjualan dan penebusan pada tahun berikutnya
Ekuitas yang tersedia untuk dijual
Nilai wajar
Bergantung pada situasi Lancar atau tidak lancar bergantung pada ekspektasi penjualan pada rahun berikutnya

Dalam mengklasifikasikan investasi , bukti-bukti harus mendukung maksud yang diungkapkan manajemen , seperti sejarah aktivitas investasi perusahaan, berbagai kejadian yang terjadi setelah tanggal neraca, dan sifat dan tujuan investasi.

Penyesuaian Reklasifikasi
Pelaporan perubahan keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dalam laba komprehensif bersifat langsung kecuali jika sekuritas dijual selama tahun berjalan. Dalam situasi ini, terjadi perhitungan ganda apabila keuntungan atau kerugian yang direalisasi dilaporkan tidak hanya sebagai bagian dari laba bersih tetapi juga diperlihatkan sebagai bagian dari laba komprehensif lain dalam periode berjalan atau dalam periode sebelumnya.
Untuk memastikan bahwa keuntungan dan kerugian tidak dihitung dua kali pada saat penjualan terjadi, diperlukan suatu penyesuaian reklasifikasi (reclassification adjustment). 

PENURUNAN NILAI
Setiap investasi harus dievaluasi pada setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah investasi itu mengalami penurunan nilai. Jika penurunan nilai itu dianggap tidak temporer,maka dasar biaya dari setiap sekuritas diturunkan sampai kedasar biaya yang baru. Jumlah penurunan itu diperhitungkan sebagai kerugian yang direalisasi dan karenannya dimasukkan dalm laba bersih.
Untuk sekuritas hutang pengujian penurunan nilai ditujukan untuk menentukan apakah kemungkinan besar bahwa investor tidak akan bisa menagih seluruh jumlah yang terutang menurut persyaratan kontraktual.Untuk sekuritas ekuitas setiap kali nilai yang dapat direaliasi jumlahnya lebih rendah dari pada jumlah tercatat investasi maka harus dipertimbangakan bahwa telah terjadi penurunan nilai.
Ayat jurnal untuk mencatat penurunan nilai:
Kerugian atas penurunan nilai                                                                                            xxx
Penyesuaian nilai wajar sekuritas tersedia untuk dijual                                                 xxx
Keuntungan atau kerugian kepemilikan yang belum direalisasi-ekuitas             xxx
Sekuritas tersedia untuk dijual                                                                                                  xxx
Kenaikan dan penurunan nilai wajar sesudahnya atas sekuritas yang tersedia untuk dijual yang sudah melkemah nilainya ini akan dicantumkan sebagai laba komperhensif lainya.

TRANSFER DI ANTARA KATEGORI
Transfer di antara kategori, diperhitungkan sebesar nilai wajar. Jika investasi yang dimiliki sampai jatuh tempo ditransfer menjadi investasi yang tersedia untuk dijual, maka investasi baru dicatat pada nilai wajarnya.

Jenis Transfer
Dasar Pengukuran
Dampak Transfer terhadap Ekuitas Pemegang Saham*
Dampak Transfer terhadap Laba Bersih*
Transfer dari Perdagangan ke Tersedia untuk Dijual
Sekuritas ditransfer sebesar nilai wajar pada tanggal transfer, yang merupakan dasar biaya baru untuk sekuritas itu.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi pada tanggal transfer menambah atau mengurangi ekuitas pemegang saham.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi pada tanggal transfer diakui dalam laba
Transfer dari Tersedia untuk Dijual ke Perdagangan
Sekuritas ditransfer sebesar nilai wajar pada tanggal transfer, yang merupakan dasar biaya baru untuk sekuritas itu.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi pada tanggal transfer menambah atau mengurangi ekuitas pemegang saham.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi pada tanggal transfer diakui dalam laba
Transfer dari Dimiliki Sampai Jatuh Tempo ke Tersedia untuk Dijual**
Sekuritas ditransfer sebesar nilai wajar pada tanggal transfer.
Komponen terpisah dari ekuitas pemegang saham bertambah atau berkurang sebesar keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi pada tanggal transfer.
Tidak ada.


KONTROVERSI NILAI WAJAR
Pengukuran berdasarkan niat
Sekuritas hutang dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo, tersedia untuk dijual , atau perdagangan. Akibatnya tiga sekuritas hutang yang identik bisa saja dalam laporan keuangan. Sebagian akuntan berpendapat perlakuan seperti ini membingungkan. Selain itu, kategori dimiliki sampai jatuh tempo hanya didasarkan pada niat semata, yang merupakan evaluasi subjektif. Hal yang tidak dianggap subjektif adalah harga pasar instrumen hutang itu. Dengan kata lain, ketiga klasifikasi ini bersifat subjektif, sehingga akan dihasilkan klasifikasi yang arbiter.
Perdagangan keuntungan
Dalam perdagangan keuntungan, perusahaan menjual ”yang menang” (yang harga naik), melaporkan keuntungan dalam laba, dan menyimpan yang kalah.
Kewajiban tidak dinilai secara wajar
FASB menyatakan bahwa sekuritas hutang tertentu tetap dilaporkan pada biaya yang diamortisasi ( sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo) dan jenis sekuritas lainnya dikecualikan dari lingkup standar ini. Selain itu, juga timbul masalah penilaian yang serius sehubungan dengan jenis-jenis kewajiban tertentu. Akibatnya , kewajiban dikecualikan dari pertimbangan.
Subjektvitas nilai wajar
Biaya yang diamortisasi akan memberikan informasi yang relevan karena memusatkan perhatian pada keputusan untuk memperoleh aktiva, pengaruh keputusan tersebut terhadap laba yang akan direalisasi dari waktu ke waktu, dan nilai akhir aktiva yang dapat dipulihkan. Nilai wajar mengabaikan konsep-konsep ini dan sebaliknya memusatkan perhatian pada pengaruh transaksi serta peristiwa yang tidak melibatkan perusahaan, dengan mencerminkan peluang keuntungan dan kerugian yang pengakuannya dalam laporan keuangan tidak tepat sampai hal itu direalisasikan.


REFERENSI
1.      Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. Standar Akuntansi Keuangan per 1 Juli 2009. Salemba Empat. Jakarta
2.      Kieso, Weygandt, dan Warfield. 2011. Intermediate Accounting: IFRS Edition, Volume 2. Wiley. New York
3.      Kieso, Weygandt, dan Warfield. 2011. Intermediate Accounting. 14th Edition. Wiley. NewYork


Semoga Bermanfaat :)